Cara Ternak (Budidaya) Merpati Yang Benar Untuk Pemula

Cara ternak merpati untuk pemula memang tak terlalu sulit. Anda bisa membiarkannya dalam sangkar terbuka. Hal ini karena merpati adalah jenis burung yang dapat diumbar dan bisa kembali lagi ke kandangnya sendiri. Cara perawatan merpati pun sangat mudah yang terbukti pada semua orang bisa merawatnya. Banyak dari mereka merawat merpati memang menjadi kegemaran. Jenis burung ini pun dapat dibeli dengan mudah pada pasar burung disekitar lingkungan Anda. 

Untuk itu apabila Anda ingin berternak burung merpati ada baiknya untuk memaksimalkan pengetahuan yang dimiliki. Dengan demikian akan membantu mempermudah perawatannya dan menghindari terjadinya kemungkinan kematian. Berikut ini akan dijelaskan mengenai cara ternak merpati untuk pemula yang sebaiknya diketahui.

Cara Ternak (Budidaya) Merpati Yang Benar Untuk Pemula

Cara Ternak Merpati Berkualitas Untuk Pemula 

1. Perhatikan kondisi burung

Apabila Anda ingin berternak burung merpati hendaknya perhatikan mengenai kondisinya. Kondisi burung ini mudah dikenali dari ciri-cirinya yang dapat langsung dilihat. Biasanya jenis burung merpati ini ada tiga ciri saat sehat antara lain yaitu bulu yang bagus, sayap tidak turun dan reaksi saat ditangkap cepat. Jika burung merpati memiliki ciri seperti ini tak ada salahnya untuk segera berternak merpati. Dengan demikian pemeliharaannya menjadi lebih mudah untuk dilakukan dan menjadikan jenis burung ini lebih sehat.

2. Usia muda

Mulailah berternak dengan merpati yang berusia muda. Dengan demikian akan lebih maksimal saat Anda mengambil dagingnya untuk disembelih atau pun dijadikan sebagai ternak. Jika Anda berternak burung merpati yang berusia muda akan membantu dalam meningkatkan gerakan lincah dan tidak mudah sakit. Pada saat diberikan makanan reaksinya pun lebih cepat. Hal ini berbeda dengan pada saat usia merpati tua. Beberapa ciri usia merpati sudah tua yaitu paruhnya agar mengkilat, bagian lubang hidungnya terlihat berkerut dan dagingnya lebih tebal.

3. Cara memilihnya

Dalam memilih merpati apabila jumlahnya ratusan bahkan ribuan sedangkan Anda hanya akan membeli satu ekor saja. Tentu saja akan menjadi lebih sulit dilakukan untuk memaksimalkan mengenai hal ini. Untuk itu ada baiknya apabila Anda memilih jenis burung merpati mulailah dengan melihat dari kejauhan. Perhatikan dan pilih jenis burung yang menjadi paling dominan atau yang menjadi rajanya. Tujuannya agar mendapatkan jenis burung yang paling maksimal dirasakan.

4. Pilih pejantan dan betina super

Ada baiknya apabila Anda memilih pejantan dan betina dengan kualitas super. Sehingga akan dengan mudah untuk dikawinkan. Untuk itu ada baiknya apabila mengecek mengenai ciri fisik dan bekutut atau tidak saat didekatkan. Jenis pejantan dan betina yang siap untuk dibuahi memiliki paruh yang besar dan lebar, mengkilat bila didekatkan dan terlihat agresif dengan berkutut saat didekatkan.

Itulah cara ternak burung merpati yang benar agar cepat bertelur dan menghasilkan anakan yang pastinya berkualitas. Semoga bermanfaat.