Cara Melatih Merpati Kolongan Yang Benar Agar Juara

Cara Melatih Merpati Kolongan Yang Benar Agar Juara - Merpati kolongan merupakan suatu bentuk seni dan kegemaran dalam memelihara merpati. Dimana ia terbagi menjadi dua, yakni kolongan bebas dan kolongan dengan menggunakan meja sebagai landasan terbang dari merpati. Sebagai wadah diskusi, terdapat berbagai forum yang berguna untuk berbagi pengetahuan terkait cara melakukan perawatan dan melatih merpati agar mampu menjadi juara ketika bermain.

Hal ini bukan tanpa alasan, mengingat mencetak merpati kolongan bukanlah suatu jenis pekerjaan yang gampang. Dibutuhkan adanya ketelatenan dan kesabaran dengan diimbangi oleh pengetahuan yang cukup. Perawatan dan pelatihan untuk merpati kolongan tentunya harus berjalan seimbang agar mampu memperoleh hasil terbaik. Seperti yang kita ketahui, merpati dengan kualitas terbaik pun tidak akan mampu tampil prima jika tidak dirawat dan dilatih dengan baik. 

Cara Melatih Merpati Kolongan Yang Benar Agar Juara

Berbicara mengenai pelatihannya, pelatihan merpati kolongan dibagi menjadi tiga kelompok, yakni pelatihan bahan atau piyik, pelatihan merpati yang sudah setengah jadi dan pelatihan merpati yang benar-benar jadi. Ketimbang lainnya, melakukan pelatihan terhadap melatih dari mulai piyik tentu bukanlah perkara yang gampang dan akan menemui banyak kendala ketika berada dalam perjalanannya. Namun, bukan berarti semua piyik menunjukkan hal yang sama karena ada juga piyik yang sangat mudah dilatih hingga berada dalam fase yang benar-benar jadi. 

Jika piyik dilatih mulai dari nol, setidaknya Anda membutuhkan waktu sekitar 6 bulan. Ketika berusia sekitar 2 tahun, merpati pun akan memperoleh tingkat kematangan yang sempurna. Melatih merpati kolongan dalam jangka waktu yang tidak sebentar tersebut ada yang sukses untuk menjuarai lomba, namun ada pula yang gagal karena tidak tampil prima.

Cara Melatih Merpati Kolongan Yang Baik Agar Bisa Juara :

1. Adaptasi terhadap lapangan. Lapangan menjadi hal yang cukup penting karena bisa saja kemampuan merpati di lapangan akan berbanding terbalik ketika berada di kandang giring. Dalam hal ini, ketelatenan Anda diperlukan, kemudian ajaklah merpati bermain-main dengan betinanya yang ditempatkan di sekitar kandang. Lakukanlah berulang-ulang hingga ia merasa nyaman dengan lingkungan barunya. Kemudian, mulailah ajak main naik turun dari tanah betinanya hingga ia benar-benar mampu berkonsentrasi.

2. Fokus terhadap meja atau betina. Lakukanlah lob-lob jarak dekat untuk membuat merpati kolongan dapat berkonsentrasi.

3. Mundur. Menjauhlah dari merpati kolongan secara perlahan-lahan, namun selalu pantaulah kondisi terkininya. Jika dalam titik tertentu kondisi giring atau stut dari merpati tersebut menurun, sebaiknya jangan diterbangkan lagi. Jangan paksakan merpati untuk terbang lagi karena akan mengakibatkan stres. Lakukanlah secara santai dan tidak tergesa-gesa, namun juga jangan terlalu lambat.

4. Masuk kolong. Merpati yang memiliki performa baik, sudah layak untuk mulai belajar masuk kolong pada titik terbang setengah lot atau sekitar 600 meter. Jika jalur dan tenaga yang dimilikinya sudah memuaskan, sebaiknya mulai digandeng oleh pelatih. Indikator merpati yang baik untuk belajar masuk kolong ialah merpati yang terbangnya telah mampu mengimbangi sang pelatih, tidak diderek atau mengalami ketertinggalan.

5. Suplemen. Selain melakukan pelatihan yang tepat, cara melatih merpati kolongan agar juara ialah dengan memberikan suplemen. Umumnya, suplemen ini diberikan ketika telah berada pada titik lepasan 200 hingga 300 meter dengan 2x pemberian ketika memasuki fase giring. Pemberian pertama dari suplemen tersebut ialah pada sore hari setelah latihan hari pertama, kemudian pemberian suplemen selanjutnya berselang 2 hari berikutnya yang juga diberikan pada sore hari.

Demikian cara melatih merpati kolongan agar juara yang dapat Anda coba. Perlu diingat, melakukan pelatihan pada merpati secara teratur dan telaten akan membuat merpati mampu terbang sesuai instruksi dari pelatih.